PROPOSAL USAHA
“COOLEMAN”
(KULINER LELE MANTAP)
Oleh:
Gede Nanda Kusumalita
1315251182
Ida Ayu Pradnyandari 1515351183
I Made Aditya Nugrahitha 1315351195
UNIVERSITAS UDAYANA
2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Masyarakat
di era modern seperti saat ini sangat memperhatikan kualitas makanan yang masuk
ke dalam tubuh. Masyarakat seperti ini tidak hanya menginginkan makanan dengan
harga terjangkau, namun mampu memberikan asupan positif bagi tubuh. Kesibukan
yang tinggi menuntut manusia untuk makan makanan yang mampu memberikan energi
yang cukup untuk beraktivitas seharian. Namun, kesibukan yang tinggi membuat
banyak orang cenderung untuk memilih makan di luar rumah.
Setiap manusia ingin sehat dan
sejahtera, manusia akan memiliki produktivitas yang tinggi untuk mencapai
tujuan hidupnya. Untuk mendapatkan kehidupan yang demikian manusia membutuhkan
makanan yang bergizi baik. Makanan bergizi dapat diperoleh dari berbagai
sumber, salah satunya adalah ikan lele. Permintaan konsumen terhadap ikan lele
semakin meningkat di berbagai daerah. Budidaya ikan konsumsi ini sangat
potensial dan prospek pengembangannya sangat bermanfaat untuk meningkatkan
protein yang dibutuhkan masyarakat.Dalam usaha budidaya ikan lele, perlu dilakukan
secara intensif dan professional baik mulai dari pemilihan bibit, pembesaran
dan sampai ikan siap dipasarkan. Dimana ketiga hal ini merupakan mata rantai
yang saling berhubungan, namun bias berdiri sendiri apabila diusahakan.
Salah satu jenis makanan yang dianggap mampu memberikan asupan energi yang cukup untuk aktivitas manusia adalah ikan. Selain memiliki energi yang tinggi, ikan, terutama ikan air tawar, sangat mudah ditemui di pasar maupun rumah makan. Salah satu ikan yang sangat digemari masyarakat dan mudah untuk ditemui dan diolah adalah lele.Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang
akrab dengan
orang Indonesia. Ikan
yang memiliki kumis, bertubuh pipih,
dan licin ini sangat mudah ditemui di perairan air
tawar Indonesia. Ikan lele merupakan salah satui kan yang tergolong murah dan mudah untuk didapatkan, hampir di
seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi untuk budi daya ikan lele. Kemudahan dan kemurahan harga yang dimiliki ikan tersebut, menjadi salah satu daya tarik ikan lele di kalangan masyarakat umum. Ikan lele dapat diolah menjadi berbagai menu makanan.
Lele
merupakan salah satu makanan yang akrab dengan lidah orang Indonesia. Lele
merupakan ikan yang hidup aktif ketika malam hari dan bisa hidup dalam kondisi
air yang tercemar sekalipun. Pada awalnya, lele dipelihara di sawah untuk
membasmi hama, dan sering pula digunakan untuk membunuh jentik nyamuk pada
kolam atau air tergenang.Ikan lele merupakan jenis ikan yang mudah diterima di
lidah orang Indonesia. Sebagian besar orang menganggap lele memiliki rasa yang
kuat dan gurih. Selain itu, harga jual di pasarannya pun terjangkau bagi
sebagian besar kalangan. Lele juga disukai konsumen karena dagingnya lunak,
tulang yang sedikit, dan tidak berduri. Pembudidayaan lele pun tergolong mudah,
karena hanya memerlukan perawatan sederhana dan masa tunggu panen yang singkat.
Dalam hal pembiayaan, modal awal untuk membentuk usaha lele relatif rendah dan
pemasarannya pun cukup mudah.
Banyaknya
masyarakat yang mengkonsumsi ikan lele tidak hanya dipengaruhi harganya yang
murah dan mudahnya ditemui dipasar, tetapi juga nilai gizi yang dimilikinya.
Dalam satu porsi ikan lele, terdapat sekitar 220 mg asam lemak omega-3 dan 875
mg asam lemak omega-6 yang baik bagi tubuh. Selain itu, lele juga mengandung
protein yang berguna untuk membangun massa otot dan meningkatkan fungsi
kekebalan tubuh. Terlebih lagi lele miliki kandungan vitamin B-12 yang mampu
membantu tubuh memecah makanan menjadi energi. Hal penting lainnya adalah lele
cenderung memiliki kandungan merkuri yang rendah karena dipelihara di perairan
yang jauh dari sumber merkuri.
Cooleman merupakan usaha budi daya ikan lele yang
dikombinasikan dengan rumah makan sederhana di pinggir kolam. Cooleman menyediakan lele segar dengan kualitas tinggi dan langsung dapat diolah di tempat. Usaha ini tidak hanya berfokus pada budi daya lele, tetapi juga menyediakan pengalaman memancing lele dan mengolahnya langung di restoran. Usaha ini menyediakan berbagai macam olahan lele, mulai dari makanan berat sampai cemilan dari lele yang lebih ringan. Makanan yang disediakan diolah dengan metode sederhana dan berkualitas, namun tanpa menghilangkan sifat khas dan kandungan gizi alami dari lele.Tempat makan yang berada di
pinggir kolam dan dekat dengan areal persawahan, memberikan suasana sejuk dan nyaman bagi pelanggan. Kami sebagai pembudidaya sangat berharap adanya bantuan dana penguatan modal dalam usaha ini. Desa, masyarakat dan pihak-pihak yang
berkompeten diharapkan
memberi bantuan kepada kami sehingga dapat mengembangkan segala aspek menyangkut tujuan dari pembudidayaan ikan lele tersebut.
2. Tujuan Usaha
Secara sederhana maksud dan tujuan dari pengajuan
proposal ini adalah untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengajuan dana
pengembangan usaha. Sangat disayangkan jika peluang usaha yang ada tidak di
optimalkan karena kurangnya modal.Tujuan dari didirikannya usaha ini adalah untuk memenuhi
kebutuhan pasar akan permintaan lele yang cukup tinggi. Selain itu memberikan
variasi olahan lele yang berkualitas dan bergizi bagi masyarakat dengan harga
terjangkau. Usaha ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat
sekitar. Ikan lele juga dapat diramu dengan berbagai bahan obat lain
untuk mengobati penyakit asma, menstruasi (datang bulan) tidak teratur, hidup
berdarah (mimisan), kencing darah dan lain-lain.
3.
Identitas Usaha
Nama perusahaan: Cooleman
(Kuliner Lele Mantap)
Lokasi usaha: Jl. Nagasari,
Poh Manis, Denpasar Timur
Email: cooleman@gmail.com
BAB II
ASPEK PASAR
2.1 Gambaran Umum Pasar
Konsumen dari ikan lele cukup besar, berasal dari
berbagai kelas sosial-ekonomi, status, dan latar belakang yang berbeda-beda. Jika
diperhatikan, pasar budidaya lele masih sangat besar, mengingat banyaknya
tempat makan yang menyediakan lele sebagai salah satu menu andalannya. Menu
lele tidak harus ditemui di restoran kelas atas, tetapi bisa ditemukan di
penjual pecel lele pinggir jalan. Warung-warung yang menjual pecel lele ini
dapat dengan mudah ditemukan dan perkembangannya pun sangat pesat. Lele
merupakan salah satu menu makanan yang memiliki daya tarik cukup tinggi dan
bukan produk musiman.
Permintaan akan lele segar dan berkualitas di
pasar-pasar tradisional ternyata cukup tinggi. Permintaan ini tidak hanya
berasal dari rumah makan saja, tetapi juga konsumen individu. Dengan demikian,
dapat dikatakan bahwa kebutuhan akan lele masih cukup tinggi. Namun, selama ini
variasi olahan lele sangat sedikit dan sulit untuk ditemukan. Masyarakat
menginginkan variasi olahan lele yang berkualitas tanpa meninggalkan nilai
gizinya. Di warung-warung makan yang menyediakan menu lele, biasanya olahannya
hanya berupa pecel lele dan lele krispi. Padahal lele dapat diolah menjadi
berbagai macam makanan yang lezat dan mampu memenuhi keinginan konsumen.
2.2 Prospek Usaha
Budidaya ikan lele
mempunyai prospek yang cukup baik. Permintaan konsumen akan keberadaan ikan
lele semakin meningkat. Di kabupaten Badung-Bali misalnya, produksinya telah
mencapai 22,1 ton pertahun, tetapi sebagian permintaannya masih belum bias
terpenuhi, Jabotabek meminta tak kurang 100 ton lele perhari. Sementara
Jogjakarta menghasilkan 7.902 ton, sedangkan yang dibutuhkan perhari adalah
antara 12-16 ton.
2.3 Target Pasar
Pasar sasaran dari usaha budi daya dan rumah makan lele ini adalah masyarakat
penggemar lele yang berasal dari berbagai kalangan. Segmen pasar yang dipilih
untuk usaha rumah makan lele adalah masyarakat dari anak-anak sampai dewasa,
karena lele merupakan makanan yang bisa dimakan oleh siapa saja. Namun, untuk
variabel demografis, segmen pasar yang dipilih adalah masyarakat yang tinggal
di Denpasar dan sekitarnya. Selain itu, konsumen yang disasar adalah kalangan
yang mencari tempat makan untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat dengan
suasana yang nyaman dan sejuk. Target pasar dari usaha budi daya ikan lele
tidak hanya konsumen individu, tetapi juga warung-warung pecel lele, rumah
makan, dan restoran-restoran yang menyediakan menu lele.
2.4 Positioning
Positioning perlu dilakukan untuk membedakan usaha dan
produk yang ditawarkan dengan pesaing. Cooleman terletak di lokasi yang
strategis dan dan dekat dengan pemukiman penduduk. Cooleman juga memiliki lahan
parkir yang memadai dan terletak di pinggir persawahan sehingga memberikan
suasana sejuk bagi konsumen. Dari segi produk, Cooleman menawarkan variasi
olahan lele dengan berbagai macam sambal segar yang mampu meningkatkan cita
rasa khas ikan lele. Harga yang diberikan pun terjangkau bagi anak muda dan orang
dewasa. Keunikan lainnya yang ditawarkan adalah konsumen dapat langsung
mengambil atau memancing ikan lele langsung dari kolam dan melihat proses
pengolahannya. Kualitas ikan lele terjamin baik karena merupakan bibit unggulan
dan dikelola dengan baik. Kualitas ikan menjadi baik karena diberikan sentrat
kualitas tinggi dengan kualitas air dan sistem pengairan yang baik.
2.5 Strategi Promosi dan Kerja Sama
Dalam menghadapi persaingan yang ketat di antara rumah makan
yang menyediakan menu sejenis, diperlukan beberapa strategi promosi yang dapat
menarik minat konsumen. Strategi promosi tidak hanya dilakukan pada usaha rumah
makan, tetapi juga pada usaha budi daya lele. Promosi yang dilakukan dengan
tepat akan membantu membangun citra dan kelancaran usaha.
Strategi
promosi yang dilakukan untuk mengenalkan usaha ini adalah dengan menyebarkan
brosur, pamflet, dan leaflet. Tujuannya adalah untuk membangun citra di benak
konsumen dan memberi informasi mengenai tempat makan yang disertai dengan
tempat budi daya lele. Cara lainnya adalah dengan menggunakan jejaring sosial
seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan blog untuk menjangkau konsumen
usia muda dan dewasa muda. Mengikuti pameran dan festival makanan pada
acara-acara tahunan di Kota Denpasar juga dilakukan untuk semakin
memperkenalkan usaha ini pada konsumen. Harapannya, strategi ini akan membuat
konsumen mempromosikan Cooleman dari mulut ke mulut.Kerja sama dalam penjualan
lele segar juga dilakukan dengan warung-warung pecel lele di sekitar Kota Denpasar.
Layanan antar diberikan kepada konsumen grosir yang membeli lele minimal 5
kilogram. Strategi lainnya adalah dengan menitipkan olahan makanan ringan dari
lele di toko-toko makanan ringan dan warung-warung pecel lele yang diajak
bekerja sama.
2.6 Produk
yang ditawarkan
Nama kedai ini
adalah “Cooleman” atau biasa disebut bukan berarti menu utamanya adalah Lele
Goreng ato lalapan Lele saja, namun juga dilengkapi dengan Nasi Goreng Lele,
Burger Lele dan masih banyak lagi. Serta aneka minuman yang bisa jadi teman
bersantai, yaitu jus,teh, kopi maupun susu.
A. Menu Makanan
Cooleman menawarkan makanan ringan dan makan berat
untuk pennggemar lele, makanan ringan berupa krupuk lele dengan berbagai macam
rasa (original, balado, pedas, barbeque), sedangkan untuk mengantisipasi
Cooleman juga membuat makanan berat dari lele berupa lele goreng crispy, nasi
goreng lele, Mie Goreng Lele, berger lele,sate lele, mangut lele, sup lele,
lele presto dan Lele bakar. Selain menu lele, Cooleman juga menyediakan menu
berbagai macam sambal untuk teman makanan, juga menu ikan gurami, bandeng, ayam
goreng dan ayam bakar dengan harga yang terjangkau.
B. Menu Minuman
Cooleman menyajikan aneka minuman sebagai berikut :
a)
Kopi dengan berbagai rasa, yaitu kopi hitam,
kopi susu, espresso, white coffee dan kopi capucino.
b)
Teh berupa es teh manis, teh manis hangat, teh
tarik, dan teh tawar.
c)
Jus berupa jus buah (alpukat, tomat, mangga,
melon, semangka, dan strobery) dan mix juice.
d)
Minuman jeruk, berupa es jeruk dan jeruk hangat.
e)
es buah dan es campur.
f)
minuman susu berupa milk shake, es susu, soda
gembira,
g)
sedia juga air tawar gratis.
C. Harga
Harga yang ditawarkan
oleh Cooleman sangat yang terjangkau dan tentunya berbeda dari kedai-kedai yang
lainnya. Berikut daftar harganya :
|
MENU
|
HARGA
|
|
Krupuk Lele aneka rasa
|
Rp. 15.000 / 100gram
|
|
Lele
Goreng Crispy
|
Rp. 10.000
|
|
Nasi Goreng Lele
|
Rp. 8.000
|
|
Burger Lele
|
Rp. 15.000
|
|
Sate Lele
|
Rp. 10.000 (8 tusuk)
|
|
Mangut Lele
|
Rp. 15.000
|
|
Sup Lele
|
Rp. 12.000
|
|
Lele Presto
|
Rp. 15.000
|
|
Bakso Lele
|
Rp. 6.000
|
|
Lele Balado
|
Rp. 9.000
|
|
Steak Lele
|
Rp. 10.000
|
|
Ikan Gurami (Goreng/Bakar)
|
Rp. 20.000
|
|
Ikan Bandeng (Goreng/Bakar)
|
Rp. 8.000
|
|
Ayam Goreng/Bakar
|
Rp. 10.000
|
|
Mie Goreng Lele Barbeque
|
Rp. 12.000
|
|
Lele Bakar
|
Rp. 10.000
|
|
Aneka Sambal
|
Rp. 2.000
|
|
Kopi berbagai rasa
|
Rp. 5.000
s/d Rp. 10.000
|
|
Es teh dan teh hangat
|
Rp. 3.000
|
|
Aneka Jus
|
Rp. 5.000
s/d Rp. 10.000
|
|
Minuman Jeruk
|
Rp. 4.000
|
|
Es Campur dan es buah
|
Rp. 7.000
|
|
Minuman susu
|
Rp. 8.000
|
Kami
juga nantinya akan bereksperimen untuk menemukan menu-menu makanan dan minuman
baru agar dapat meningkatkan jumlah pelanggan.
2.7 Analisis SWOT
a.
Strengths
-
Memiliki lele dengan kualitas tinggi karena berasal dari
bibit unggul yang dikelola dengan baik
-
Sistem pengairan dan pembibitan lele yang baik
-
Masa tunggu panen yang singkat
-
Variasi olahan lele yang berbeda dengan warung-warung pecel
lele dan rumah makan lainnya
-
Terletak di lokasi yang strategis dan memiliki lahan parkir
yang luas
-
Menawarkan sensasi makan lele di pinggir sawah dan kolam ikan
dengan tempat yang nyaman
-
Harga yang terjangkau bagi semua kalangan
-
Memberikan kesempatan kepada konsumen untuk merasakan memberi
makan dan memancing lele langsung dari kolam
-
Layanan antar lele segar bagi konsumen yang membeli lele
minimal 5 kilogram
b.
Weaknesses
-
Memiliki variasi baru olahan lele yang belum terlalu akrab di
lidah
-
Modal awal yang dimiliki relatif kecil
-
Kurangnya tenaga kerja karena kecilnya modal awal yang
dimiliki
c.
Opportunities
-
Masih tingginya angka permintaan lele segar di pasaran, yang
dilihat dari masih tingginya harga lele di pasaran
-
Belum banyak rumah makan yang menyediakan olahan lele yang
bervariasi
-
Semakin banyak warung pecel lele yang berdiri, sehingga
permintaan lele secara grosir juga tinggi
d.
Threats
-
Keengganan konsumen untuk mengkonsumsi lele karena menganggap
lele ikan yang kotor
-
Sulitnya untuk memperoleh bibit lele dengan kualitas yang
baik
-
Hama dan bibit penyakit yang menyerang ikan sehingga menjadi
cepat mati
-
Hujan deras yang mengakibatkan banjir dan bocornya kolam
ketika hujan
BAB III
ASPEK KEUANGAN
4.1 Modal Awal
Modal awal yang dimiliki usaha
ini adalah Rp 50.000.000,- yang terdiri dari biaya pembuatan kolam, pembelian
bibit, pembuatan sistem pengairan, makanan ikan, bahan baku rumah makan selama
satu bulan, promosi, dan gaji karyawan. Rincian modal awal dalam rangka memulai
bisnis budi daya dan rumah makan lele adalah s ebagai berikut:
a. Biaya pembuatan kolam :
Rp 5.000.000,-
b. Pembelian bibit : Rp
12.000.000,-
c. Makanan ikan 2 sak @ Rp
130.000 : Rp 260.000,-
d. Obat dan Vitamin :
Rp 200.000,-
e. Pompa air :
Rp 3.500.000,-
f. Pengeluaran satu bulan (30
hari)
1) Makanan
-
Ikan bandeng 20 ekor :
Rp 300.000,-
-
Ikan gurami 5 kg :
Rp 200.000,-
-
Beras 25 kg : Rp 125.000,-
-
Bumbu :
Rp 200.000,-
-
Minyak :
Rp 100.000,-
-
Roti burger 40 pcs :
Rp 480.000,-
-
Tepung 5kg :
Rp 125.000,-
-
Saos :
Rp 10.000,-
-
Tusuk sate :
Rp 10.000,-
-
Mie telor 5 bks :
Rp 50.000,-
-
Sayuran :
Rp 75.000,-
TOTAL : Rp 1.655.000,-
2) Minuman
-
Teh tubruk :
Rp 2.000,-
-
Kopi 10 sachet @ Rp 4.000 :
Rp 40.000,-
-
Gula pasir 2 kg :
Rp 18.000,-
-
Alpukat 1 kg :
Rp 18.000,-
-
Tomat 1 kg :
Rp 5.000,-
-
Mangga 2 kg :
Rp 40.000,-
-
Melon 2 buah @ Rp
8.000,- : Rp 16.000,-
-
Semangka 2 buah @ Rp 7.500,- :
Rp 15.000,-
-
Strawberry 1 kotak :
Rp 50.000,-
-
Jeruk peras 1 kg :
Rp 8.000,-
-
Susu kental manis :
Rp 8.000,-
-
Susu bubuk :
Rp 35.000,-
-
Es Batu 5 bks @ Rp 7.000,- :
Rp 35.000,-
TOTAL :
Rp
265.000,-
3) Peralatan
-
Wajan :
Rp. 250.000,-
-
Peniris :
Rp. 15.000,-
-
Pemanggang Burger :
Rp. 150.000,-
-
Pencapit :
Rp. 20.000,-
-
Spatula 4
unit @ Rp 100.000,- : Rp 400.000,-
-
Pisau sayur dan buah :
Rp. 25.000,-
-
Pisau Oles :
Rp. 10.000,-
-
Gelas 2 lusin :
Rp. 60.000,-
-
Sendok 2 lusin :
Rp. 50.000,-
-
Garpu 2 lusin :
Rp. 50.000,-
-
Piring besar 5 lusin :
Rp. 750.000,-
-
Piring kecil 5 lusin :
Rp. 500.000,-
-
Sedotan :
Rp. 25.000,-
-
Pisau 1 lusin :
Rp. 40.000,-
-
Mangkok 1 lusin :
Rp. 75.000,-
-
Blender :
Rp. 200.000,-
-
Gas 12 kg 2 unit @ Rp 295.000,- : Rp 590.000,-
-
Kompor gas 2 unit @ Rp 225.000,- : Rp 450.000.-
TOTAL :
Rp 3.460.000,-
4) Properti
-
Plang usaha : Rp 750.000,-
-
Buku menu 10 buku @ Rp 10.000,- : Rp 100.000,-
-
Tikar :
Rp 50.000,-
-
Meja pendek 10 unit @ Rp 125.000,- : Rp 1.250.000,-
-
Meja + kursi 10 set @ Rp 1.500.000,- : Rp 15.00.000,-
-
Etalase 1 unit :
Rp 400.000,-
-
Wifi (Hot-spot) :
Rp 750.000,-
TOTAL :
Rp 18.300.000,-
5) Promosi
-
Pamflet 300 lbr @ Rp 200,- : Rp 60.000,-
-
Poster 100 lbr @ Rp 5.000,- : Rp 500.000,-
TOTAL : Rp 560.000,-
6)
Gaji karyawan 4 orang @ Rp 1.200.000,- : Rp 4.800.000.-
Jadi, total biaya yang
diperlukan untuk memulai bisnis budi daya dan rumah makan lele ini adalah Rp 50.000.000,-.
4.2 Perkiraan
Keuntungan Setiap Bulan
Pengeluaran yang
terjadi setiap bulannya diasumsikan sama dengan modal awal didirikannya usaha
ini, yaitu:
1) Bahan Baku
-
Pakan lele :
Rp 260.000,-
-
Makanan :
Rp 1.665.000,-
-
Minuman :
Rp 267.000,-
2) Peralatan
-
Gas 2 tabung @ Rp 95.000,- :
Rp 190.000,-
-
Wifi (Hotspot) :
Rp 500.000,-
3) Gaji Karyawan : Rp 3.200.000,-
4) Biaya lain-lain :
Rp 200.000,-
TOTAL Pengeluaran : Rp 6.282.000,-
Berdasarkan perhitungan di atas, diketahui bahwa pengeluaran
setiap bulannya adalah Rp 6.282.000,-.
4.3. PEMASUKAN
Pemasukan dihitung dari harga jual, perkiraan jumlah
terjual setiap hari selama sebulan (30 hari kerja). Dirincikan sebagai berikut
:
Nama produk jumlah penjualan perhari jumlah pemasukan
perbulan (dikalikan 30 hari)
|
Nama produk
|
Porsi yang terjual (30 hari)
|
Harga perporsi
|
Total
|
|
Krrupuk lele
aneka rasa
|
90
|
Rp. 15.000
|
Rp.1.350.000
|
|
Lele Goreng
Crispy
|
90
|
Rp. 10.000
|
Rp. 900.000
|
|
Nasi Goreng Lele
|
90
|
Rp. 8.000
|
Rp. 720.000
|
|
Burger Lele
|
60
|
Rp. 15.000
|
Rp. 900.000
|
|
Sate Lele
|
60
|
Rp. 10.000
|
Rp. 600.000
|
|
Mangut Lele
|
30
|
Rp. 15.000
|
Rp. 450.000
|
|
Sup Lele
|
30
|
Rp. 12.000
|
Rp. 360.000
|
|
Lele Presto
|
60
|
Rp. 15.000
|
Rp. 900.000
|
|
Bakso Lele
|
90
|
Rp. 6.000
|
Rp. 540.000
|
|
Lele Balado
|
90
|
Rp. 9.000
|
Rp. 810.000
|
|
Steak Lele
|
30
|
Rp. 15.000
|
Rp. 450.000
|
|
Ikan Gurami
|
20
|
Rp. 20.000
|
Rp. 400.000
|
|
Ikan Bandeng
|
20
|
Rp. 8.000
|
Rp. 160.000
|
|
Ayam Goreng
|
30
|
Rp. 10.000
|
Rp. 300.000
|
|
Mie Goreng Lele
|
10
|
Rp. 12.000
|
Rp. 120.000
|
|
Lele Bakar
|
30
|
Rp. 10.000
|
Rp. 300.000
|
|
Kopi
|
10
|
Rp. 7.500
|
Rp. 75.000
|
|
Teh
|
90
|
Rp. 3.000
|
Rp. 270.000
|
|
Aneka Jus
|
10
|
Rp. 10.000
|
Rp. 100.000
|
|
Minuman Jeruk
|
40
|
Rp. 4.000
|
Rp. 160.000
|
|
Es Campur
|
15
|
Rp. 7.000
|
Rp. 105.000
|
|
Minuman Susu
|
10
|
Rp. 8.000
|
Rp. 80.000
|
|
Lele segar
|
30 kg
|
Rp 18.000
|
Rp 540.000
|
|
TOTAL PEMASUKAN
|
Rp
10.590.000
|
||
Jika dilihat dari total
pengeluaran dan pemasukan yang tercantum di atas, maka keuntungan setiap
bulannya dapat dihitung sebagi berikut:
LABA = PEMASUKAN –
PENGELUARAN
= Rp 10.590.000 –
Rp 6.282.000
= Rp 4.308.000,-
Jadi, laba bersih yang
diperoleh setiap bulannya adalah Rp 4.308.000,-. Dengan memperhitungkan modal
awal sebesar Rp 30.000.000,-, maka kemungkinan jangka waktu pengembalian modal
adalah 12 bulan.
CONTOH MENU
Aneka jus Burger
lele
Lele goreng crispy Lele
Presto
Mangut Lele Nasi
goreng lele
Sate Lele Bakso
Lele
Sup Lele Lele
Balado
Steak lele Lele
bakar
Aneka Sambal
Es teh Es
campur
Milk shake
BAB IV
PENUTUP
Usaha budi daya
dan rumah makan lele Cooleman ini merupakan salah satu usaha kecil yang
diharapkan mampu memberi sumbangan positif bagi masyarakat. Usaha ini didirikan
untuk mengembangkan potensi lokal dan memberikan lapangan pekerjaan bagi
masyarakat sekitar. Besar harapan kami proposal pengajuan usaha ini diterima
sehingga mampu menguntungkan bagi pengusaha dan konsumen yang menyukai lele.
Proposal Usaha
Reviewed by Unknown
on
12:16 AM
Rating:

No comments: