Proposal Usaha

PROPOSAL USAHA

“COOLEMAN”
(KULINER LELE MANTAP)


Oleh:
Gede Nanda Kusumalita 1315251182
Ida Ayu Pradnyandari  1515351183
I Made Aditya Nugrahitha 1315351195



UNIVERSITAS UDAYANA
2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Masyarakat di era modern seperti saat ini sangat memperhatikan kualitas makanan yang masuk ke dalam tubuh. Masyarakat seperti ini tidak hanya menginginkan makanan dengan harga terjangkau, namun mampu memberikan asupan positif bagi tubuh. Kesibukan yang tinggi menuntut manusia untuk makan makanan yang mampu memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian. Namun, kesibukan yang tinggi membuat banyak orang cenderung untuk memilih makan di luar rumah.
Setiap manusia ingin sehat dan sejahtera, manusia akan memiliki produktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan hidupnya. Untuk mendapatkan kehidupan yang demikian manusia membutuhkan makanan yang bergizi baik. Makanan bergizi dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya adalah ikan lele. Permintaan konsumen terhadap ikan lele semakin meningkat di berbagai daerah. Budidaya ikan konsumsi ini sangat potensial dan prospek pengembangannya sangat bermanfaat untuk meningkatkan protein yang dibutuhkan masyarakat.Dalam usaha budidaya ikan lele, perlu dilakukan secara intensif dan professional baik mulai dari pemilihan bibit, pembesaran dan sampai ikan siap dipasarkan. Dimana ketiga hal ini merupakan mata rantai yang saling berhubungan, namun bias berdiri sendiri apabila diusahakan.
Salah satu jenis makanan yang dianggap mampu memberikan asupan energi yang cukup untuk aktivitas manusia adalah ikan. Selain memiliki energi yang tinggi,  ikan, terutama ikan air tawar, sangat mudah ditemui di pasar maupun rumah makan. Salah satu ikan yang sangat digemari masyarakat dan mudah untuk ditemui dan diolah adalah lele.Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang akrab dengan orang Indonesia. Ikan yang memiliki kumis, bertubuh pipih, dan licin ini sangat mudah ditemui di perairan air tawar Indonesia. Ikan lele merupakan salah satui kan yang tergolong murah dan mudah untuk didapatkan, hampir di seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi untuk budi daya ikan lele. Kemudahan dan kemurahan harga yang dimiliki ikan tersebut, menjadi salah satu daya tarik ikan lele di kalangan masyarakat umum. Ikan lele dapat diolah menjadi berbagai menu makanan.

Lele merupakan salah satu makanan yang akrab dengan lidah orang Indonesia. Lele merupakan ikan yang hidup aktif ketika malam hari dan bisa hidup dalam kondisi air yang tercemar sekalipun. Pada awalnya, lele dipelihara di sawah untuk membasmi hama, dan sering pula digunakan untuk membunuh jentik nyamuk pada kolam atau air tergenang.Ikan lele merupakan jenis ikan yang mudah diterima di lidah orang Indonesia. Sebagian besar orang menganggap lele memiliki rasa yang kuat dan gurih. Selain itu, harga jual di pasarannya pun terjangkau bagi sebagian besar kalangan. Lele juga disukai konsumen karena dagingnya lunak, tulang yang sedikit, dan tidak berduri. Pembudidayaan lele pun tergolong mudah, karena hanya memerlukan perawatan sederhana dan masa tunggu panen yang singkat. Dalam hal pembiayaan, modal awal untuk membentuk usaha lele relatif rendah dan pemasarannya pun cukup mudah.
Banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi ikan lele tidak hanya dipengaruhi harganya yang murah dan mudahnya ditemui dipasar, tetapi juga nilai gizi yang dimilikinya. Dalam satu porsi ikan lele, terdapat sekitar 220 mg asam lemak omega-3 dan 875 mg asam lemak omega-6 yang baik bagi tubuh. Selain itu, lele juga mengandung protein yang berguna untuk membangun massa otot dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Terlebih lagi lele miliki kandungan vitamin B-12 yang mampu membantu tubuh memecah makanan menjadi energi. Hal penting lainnya adalah lele cenderung memiliki kandungan merkuri yang rendah karena dipelihara di perairan yang jauh dari sumber merkuri.
Cooleman merupakan usaha budi daya ikan lele yang dikombinasikan dengan rumah makan sederhana di pinggir kolam. Cooleman menyediakan lele segar dengan kualitas tinggi dan langsung dapat diolah di tempat. Usaha  ini tidak hanya berfokus pada budi daya lele, tetapi juga menyediakan pengalaman memancing lele dan mengolahnya langung di restoran. Usaha ini menyediakan berbagai macam olahan lele, mulai dari makanan berat sampai cemilan dari lele yang lebih ringan. Makanan yang disediakan diolah dengan metode sederhana dan berkualitas, namun tanpa menghilangkan sifat khas dan kandungan gizi alami dari lele.Tempat makan yang berada di pinggir kolam dan dekat dengan areal persawahan, memberikan suasana sejuk dan nyaman bagi pelanggan. Kami sebagai pembudidaya sangat berharap adanya bantuan dana penguatan modal dalam usaha ini. Desa, masyarakat dan pihak-pihak yang berkompeten diharapkan memberi bantuan kepada kami sehingga dapat mengembangkan segala aspek menyangkut tujuan dari pembudidayaan ikan lele tersebut.

2.      Tujuan Usaha
Secara sederhana maksud dan tujuan dari pengajuan proposal ini adalah untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengajuan dana pengembangan usaha. Sangat disayangkan jika peluang usaha yang ada tidak di optimalkan karena kurangnya modal.Tujuan dari didirikannya usaha ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar akan permintaan lele yang cukup tinggi. Selain itu memberikan variasi olahan lele yang berkualitas dan bergizi bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Usaha ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ikan lele juga dapat diramu dengan berbagai bahan obat lain untuk mengobati penyakit asma, menstruasi (datang bulan) tidak teratur, hidup berdarah (mimisan), kencing darah dan lain-lain.
3.      Identitas Usaha
Nama perusahaan: Cooleman (Kuliner Lele Mantap)
Lokasi usaha: Jl. Nagasari, Poh Manis, Denpasar Timur
Email: cooleman@gmail.com




BAB II
ASPEK PASAR

2.1       Gambaran Umum Pasar
Konsumen dari ikan lele cukup besar, berasal dari berbagai kelas sosial-ekonomi, status, dan latar belakang yang berbeda-beda. Jika diperhatikan, pasar budidaya lele masih sangat besar, mengingat banyaknya tempat makan yang menyediakan lele sebagai salah satu menu andalannya. Menu lele tidak harus ditemui di restoran kelas atas, tetapi bisa ditemukan di penjual pecel lele pinggir jalan. Warung-warung yang menjual pecel lele ini dapat dengan mudah ditemukan dan perkembangannya pun sangat pesat. Lele merupakan salah satu menu makanan yang memiliki daya tarik cukup tinggi dan bukan produk musiman.
Permintaan akan lele segar dan berkualitas di pasar-pasar tradisional ternyata cukup tinggi. Permintaan ini tidak hanya berasal dari rumah makan saja, tetapi juga konsumen individu. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kebutuhan akan lele masih cukup tinggi. Namun, selama ini variasi olahan lele sangat sedikit dan sulit untuk ditemukan. Masyarakat menginginkan variasi olahan lele yang berkualitas tanpa meninggalkan nilai gizinya. Di warung-warung makan yang menyediakan menu lele, biasanya olahannya hanya berupa pecel lele dan lele krispi. Padahal lele dapat diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat dan mampu memenuhi keinginan konsumen.
2.2       Prospek Usaha
Budidaya ikan lele mempunyai prospek yang cukup baik. Permintaan konsumen akan keberadaan ikan lele semakin meningkat. Di kabupaten Badung-Bali misalnya, produksinya telah mencapai 22,1 ton pertahun, tetapi sebagian permintaannya masih belum bias terpenuhi, Jabotabek meminta tak kurang 100 ton lele perhari. Sementara Jogjakarta menghasilkan 7.902 ton, sedangkan yang dibutuhkan perhari adalah antara 12-16 ton.

2.3       Target Pasar
Pasar sasaran dari usaha budi daya dan rumah makan lele ini adalah masyarakat penggemar lele yang berasal dari berbagai kalangan. Segmen pasar yang dipilih untuk usaha rumah makan lele adalah masyarakat dari anak-anak sampai dewasa, karena lele merupakan makanan yang bisa dimakan oleh siapa saja. Namun, untuk variabel demografis, segmen pasar yang dipilih adalah masyarakat yang tinggal di Denpasar dan sekitarnya. Selain itu, konsumen yang disasar adalah kalangan yang mencari tempat makan untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat dengan suasana yang nyaman dan sejuk. Target pasar dari usaha budi daya ikan lele tidak hanya konsumen individu, tetapi juga warung-warung pecel lele, rumah makan, dan restoran-restoran yang menyediakan menu lele.
2.4       Positioning
            Positioning perlu dilakukan untuk membedakan usaha dan produk yang ditawarkan dengan pesaing. Cooleman terletak di lokasi yang strategis dan dan dekat dengan pemukiman penduduk. Cooleman juga memiliki lahan parkir yang memadai dan terletak di pinggir persawahan sehingga memberikan suasana sejuk bagi konsumen. Dari segi produk, Cooleman menawarkan variasi olahan lele dengan berbagai macam sambal segar yang mampu meningkatkan cita rasa khas ikan lele. Harga yang diberikan pun terjangkau bagi anak muda dan orang dewasa. Keunikan lainnya yang ditawarkan adalah konsumen dapat langsung mengambil atau memancing ikan lele langsung dari kolam dan melihat proses pengolahannya. Kualitas ikan lele terjamin baik karena merupakan bibit unggulan dan dikelola dengan baik. Kualitas ikan menjadi baik karena diberikan sentrat kualitas tinggi dengan kualitas air dan sistem pengairan yang baik.

2.5       Strategi Promosi dan Kerja Sama
            Dalam menghadapi persaingan yang ketat di antara rumah makan yang menyediakan menu sejenis, diperlukan beberapa strategi promosi yang dapat menarik minat konsumen. Strategi promosi tidak hanya dilakukan pada usaha rumah makan, tetapi juga pada usaha budi daya lele. Promosi yang dilakukan dengan tepat akan membantu membangun citra dan kelancaran usaha.
            Strategi promosi yang dilakukan untuk mengenalkan usaha ini adalah dengan menyebarkan brosur, pamflet, dan leaflet. Tujuannya adalah untuk membangun citra di benak konsumen dan memberi informasi mengenai tempat makan yang disertai dengan tempat budi daya lele. Cara lainnya adalah dengan menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan blog untuk menjangkau konsumen usia muda dan dewasa muda. Mengikuti pameran dan festival makanan pada acara-acara tahunan di Kota Denpasar juga dilakukan untuk semakin memperkenalkan usaha ini pada konsumen. Harapannya, strategi ini akan membuat konsumen mempromosikan Cooleman dari mulut ke mulut.Kerja sama dalam penjualan lele segar juga dilakukan dengan warung-warung pecel lele di sekitar Kota Denpasar. Layanan antar diberikan kepada konsumen grosir yang membeli lele minimal 5 kilogram. Strategi lainnya adalah dengan menitipkan olahan makanan ringan dari lele di toko-toko makanan ringan dan warung-warung pecel lele yang diajak bekerja sama.

2.6       Produk yang ditawarkan
Nama kedai ini adalah “Cooleman” atau biasa disebut bukan berarti menu utamanya adalah Lele Goreng ato lalapan Lele saja, namun juga dilengkapi dengan Nasi Goreng Lele, Burger Lele dan masih banyak lagi. Serta aneka minuman yang bisa jadi teman bersantai, yaitu jus,teh, kopi maupun susu.
A.    Menu Makanan
Cooleman menawarkan makanan ringan dan makan berat untuk pennggemar lele, makanan ringan berupa krupuk lele dengan berbagai macam rasa (original, balado, pedas, barbeque), sedangkan untuk mengantisipasi Cooleman juga membuat makanan berat dari lele berupa lele goreng crispy, nasi goreng lele, Mie Goreng Lele, berger lele,sate lele, mangut lele, sup lele, lele presto dan Lele bakar. Selain menu lele, Cooleman juga menyediakan menu berbagai macam sambal untuk teman makanan, juga menu ikan gurami, bandeng, ayam goreng dan ayam bakar dengan harga yang terjangkau.
B.     Menu Minuman
Cooleman menyajikan aneka minuman sebagai berikut :
a)      Kopi dengan berbagai rasa, yaitu kopi hitam, kopi susu, espresso, white coffee dan kopi capucino.
b)      Teh berupa es teh manis, teh manis hangat, teh tarik, dan teh tawar.
c)      Jus berupa jus buah (alpukat, tomat, mangga, melon, semangka, dan strobery) dan mix juice.
d)     Minuman jeruk, berupa es jeruk dan jeruk hangat.
e)      es buah dan es campur.
f)       minuman susu berupa milk shake, es susu, soda gembira,
g)      sedia juga air tawar gratis.

C.     Harga
Harga yang ditawarkan oleh Cooleman sangat yang terjangkau dan tentunya berbeda dari kedai-kedai yang lainnya. Berikut daftar harganya :



MENU
HARGA
Krupuk Lele aneka rasa
Rp. 15.000 / 100gram
Lele  Goreng Crispy
Rp. 10.000
Nasi Goreng Lele
Rp.   8.000
Burger Lele
Rp. 15.000
Sate Lele
Rp. 10.000 (8 tusuk)
Mangut Lele
Rp. 15.000
Sup Lele
Rp. 12.000
Lele Presto
Rp. 15.000
Bakso Lele
Rp.   6.000
Lele Balado
Rp.   9.000
Steak Lele
Rp. 10.000
Ikan Gurami (Goreng/Bakar)
Rp. 20.000
Ikan Bandeng (Goreng/Bakar)
Rp.   8.000
Ayam Goreng/Bakar
Rp. 10.000
Mie Goreng Lele Barbeque
Rp. 12.000
Lele Bakar
Rp. 10.000
Aneka Sambal
Rp.   2.000
Kopi berbagai rasa
Rp.   5.000 s/d Rp. 10.000 
Es teh dan teh hangat
Rp.   3.000
Aneka Jus
Rp.   5.000 s/d Rp. 10.000
Minuman Jeruk
Rp.   4.000
Es Campur dan es buah
Rp.   7.000
Minuman susu
Rp.   8.000

Kami juga nantinya akan bereksperimen untuk menemukan menu-menu makanan dan minuman baru agar dapat meningkatkan jumlah pelanggan.

2.7       Analisis SWOT
a.      Strengths
-          Memiliki lele dengan kualitas tinggi karena berasal dari bibit unggul yang dikelola dengan baik
-          Sistem pengairan dan pembibitan lele yang baik
-          Masa tunggu panen yang singkat
-          Variasi olahan lele yang berbeda dengan warung-warung pecel lele dan rumah makan lainnya
-          Terletak di lokasi yang strategis dan memiliki lahan parkir yang luas
-          Menawarkan sensasi makan lele di pinggir sawah dan kolam ikan dengan tempat yang nyaman
-          Harga yang terjangkau bagi semua kalangan 
-          Memberikan kesempatan kepada konsumen untuk merasakan memberi makan dan memancing lele langsung dari kolam
-          Layanan antar lele segar bagi konsumen yang membeli lele minimal 5 kilogram
b.      Weaknesses
-          Memiliki variasi baru olahan lele yang belum terlalu akrab di lidah
-          Modal awal yang dimiliki relatif kecil
-          Kurangnya tenaga kerja karena kecilnya modal awal yang dimiliki
c.       Opportunities
-          Masih tingginya angka permintaan lele segar di pasaran, yang dilihat dari masih tingginya harga lele di pasaran
-          Belum banyak rumah makan yang menyediakan olahan lele yang bervariasi
-          Semakin banyak warung pecel lele yang berdiri, sehingga permintaan lele secara grosir juga tinggi
d.      Threats
-          Keengganan konsumen untuk mengkonsumsi lele karena menganggap lele ikan yang kotor
-          Sulitnya untuk memperoleh bibit lele dengan kualitas yang baik
-          Hama dan bibit penyakit yang menyerang ikan sehingga menjadi cepat mati
-          Hujan deras yang mengakibatkan banjir dan bocornya kolam ketika hujan






BAB III
ASPEK KEUANGAN
4.1       Modal Awal
Modal awal yang dimiliki usaha ini adalah Rp 50.000.000,- yang terdiri dari biaya pembuatan kolam, pembelian bibit, pembuatan sistem pengairan, makanan ikan, bahan baku rumah makan selama satu bulan, promosi, dan gaji karyawan. Rincian modal awal dalam rangka memulai bisnis budi daya dan rumah makan lele adalah s ebagai berikut:
a.       Biaya pembuatan kolam                            : Rp  5.000.000,-
b.      Pembelian bibit                                          : Rp 12.000.000,-
c.       Makanan ikan 2 sak @ Rp 130.000          : Rp     260.000,-
d.      Obat dan Vitamin                                                 : Rp     200.000,-
e.       Pompa air                                                  : Rp  3.500.000,-
f.       Pengeluaran satu bulan (30 hari)
1)      Makanan
-          Ikan bandeng 20 ekor : Rp 300.000,-
-          Ikan gurami 5 kg         : Rp 200.000,-
-          Beras   25 kg               : Rp 125.000,-
-          Bumbu                                    : Rp 200.000,-
-          Minyak                        : Rp 100.000,-
-          Roti burger 40 pcs       : Rp 480.000,-
-          Tepung 5kg                 : Rp 125.000,-
-          Saos                             : Rp   10.000,-
-          Tusuk sate                   : Rp   10.000,-
-          Mie telor 5 bks            : Rp   50.000,-
-          Sayuran                       : Rp   75.000,-
TOTAL                      : Rp 1.655.000,-
2)      Minuman
-            Teh tubruk                                           : Rp     2.000,-
-            Kopi 10 sachet @ Rp 4.000                : Rp    40.000,-
-            Gula pasir 2 kg                                    : Rp    18.000,-
-            Alpukat 1 kg                                       : Rp    18.000,-
-            Tomat 1 kg                                          : Rp      5.000,-
-            Mangga 2 kg                                       : Rp    40.000,-
-            Melon 2 buah @ Rp 8.000,-              : Rp    16.000,-
-            Semangka 2 buah @ Rp 7.500,-         : Rp    15.000,-
-            Strawberry 1 kotak                              : Rp    50.000,-
-            Jeruk peras 1 kg                                   : Rp      8.000,-
-            Susu kental manis                                : Rp      8.000,-
-            Susu bubuk                                          : Rp    35.000,-
-            Es Batu 5 bks @ Rp 7.000,-               : Rp    35.000,-
TOTAL                                               : Rp   265.000,-
3)      Peralatan
-             Wajan                                                  : Rp. 250.000,-
-             Peniris                                                  : Rp.    15.000,-
-             Pemanggang Burger                            : Rp.  150.000,-
-             Pencapit                                               : Rp.    20.000,-
-             Spatula            4 unit @ Rp 100.000,-           : Rp   400.000,-
-             Pisau sayur dan buah                           : Rp.    25.000,-
-             Pisau Oles                                            : Rp.    10.000,-
-             Gelas 2 lusin                                        : Rp.    60.000,-
-             Sendok 2 lusin                                     : Rp.    50.000,-
-             Garpu 2 lusin                                       : Rp.    50.000,- 
-             Piring besar 5 lusin                              : Rp.  750.000,-
-             Piring kecil 5 lusin                               : Rp.  500.000,-
-             Sedotan                                               : Rp.    25.000,-
-             Pisau 1 lusin                                        : Rp.    40.000,-
-             Mangkok 1 lusin                                  : Rp.    75.000,-
-             Blender                                                : Rp.  200.000,-
-             Gas 12 kg 2 unit @ Rp 295.000,-       : Rp   590.000,-
-             Kompor gas 2 unit @ Rp 225.000,-    : Rp   450.000.-
TOTAL                                               : Rp 3.460.000,-         

4)      Properti
-            Plang usaha                                                     : Rp   750.000,-
-            Buku menu 10 buku @ Rp 10.000,-               : Rp   100.000,-
-            Tikar                                                                : Rp     50.000,-
-            Meja pendek 10 unit @ Rp 125.000,-             : Rp 1.250.000,-
-            Meja + kursi 10 set @ Rp 1.500.000,-            : Rp 15.00.000,-
-            Etalase 1 unit                                                   : Rp    400.000,-
-            Wifi (Hot-spot)                                               : Rp    750.000,-
TOTAL                                                           : Rp 18.300.000,-
5)      Promosi
-            Pamflet 300 lbr @ Rp 200,-                            : Rp    60.000,-
-            Poster 100 lbr @ Rp 5.000,-                           : Rp  500.000,-
TOTAL                                                           : Rp 560.000,-
6)      Gaji karyawan 4 orang @ Rp 1.200.000,-      : Rp 4.800.000.-
Jadi, total biaya yang diperlukan untuk memulai bisnis budi daya dan rumah makan lele ini adalah Rp 50.000.000,-.
4.2       Perkiraan Keuntungan Setiap Bulan
Pengeluaran yang terjadi setiap bulannya diasumsikan sama dengan modal awal didirikannya usaha ini, yaitu:
1)      Bahan Baku
-          Pakan lele                                      : Rp    260.000,-
-          Makanan                                        : Rp 1.665.000,-
-          Minuman                                       : Rp    267.000,-
2)      Peralatan
-          Gas 2 tabung @ Rp 95.000,-        : Rp    190.000,-
-          Wifi (Hotspot)                               : Rp    500.000,-
3)      Gaji Karyawan                                          : Rp 3.200.000,-
4)      Biaya lain-lain                                           : Rp    200.000,-
TOTAL Pengeluaran                              : Rp 6.282.000,-
Berdasarkan perhitungan di atas, diketahui bahwa pengeluaran setiap bulannya adalah Rp 6.282.000,-.
4.3. PEMASUKAN
Pemasukan dihitung dari harga jual, perkiraan jumlah terjual setiap hari selama sebulan (30 hari kerja). Dirincikan sebagai berikut :



Nama produk jumlah penjualan perhari jumlah pemasukan perbulan (dikalikan 30 hari)
Nama produk
Porsi yang terjual (30 hari)
Harga perporsi
Total
Krrupuk lele aneka rasa
90
Rp. 15.000
Rp.1.350.000
Lele Goreng Crispy
90
Rp. 10.000
Rp. 900.000
Nasi Goreng Lele
90
Rp.   8.000
Rp. 720.000
Burger Lele
60
Rp. 15.000
Rp. 900.000
Sate Lele
60
Rp. 10.000
Rp. 600.000
Mangut Lele
30
Rp. 15.000
Rp. 450.000
Sup Lele
30
Rp. 12.000
Rp. 360.000
Lele Presto
60
Rp. 15.000
Rp. 900.000
Bakso Lele
90
Rp.   6.000
Rp. 540.000
Lele Balado
90
Rp.   9.000
Rp. 810.000
Steak Lele
30
Rp. 15.000
Rp. 450.000
Ikan Gurami
20
Rp. 20.000
Rp. 400.000
Ikan Bandeng
20
Rp.   8.000
Rp. 160.000
Ayam Goreng
30
Rp. 10.000
Rp. 300.000
Mie Goreng Lele
10
Rp. 12.000
Rp. 120.000
Lele Bakar
30
Rp. 10.000
Rp. 300.000
Kopi
10
Rp.   7.500
Rp.   75.000
Teh
90
Rp.   3.000
Rp. 270.000
Aneka Jus 
10
Rp. 10.000
Rp. 100.000
Minuman Jeruk
40
Rp.   4.000
Rp. 160.000
Es Campur
15
Rp.   7.000
Rp. 105.000
Minuman Susu
10
Rp.   8.000
Rp.   80.000
Lele segar
30 kg
Rp  18.000
Rp 540.000
TOTAL PEMASUKAN
Rp 10.590.000

Jika dilihat dari total pengeluaran dan pemasukan yang tercantum di atas, maka keuntungan setiap bulannya dapat dihitung sebagi berikut:
LABA = PEMASUKAN – PENGELUARAN
            = Rp 10.590.000 – Rp 6.282.000
            = Rp 4.308.000,-
Jadi, laba bersih yang diperoleh setiap bulannya adalah Rp 4.308.000,-. Dengan memperhitungkan modal awal sebesar Rp 30.000.000,-, maka kemungkinan jangka waktu pengembalian modal adalah 12 bulan.



CONTOH MENU
           
Aneka jus                                                        Burger lele



Lele goreng crispy                                           Lele Presto



Mangut Lele                                                     Nasi goreng lele


Sate Lele                                                                      Bakso Lele


Sup Lele                                                          Lele Balado


Steak lele                                                         Lele bakar



Aneka Sambal


Es teh                                                               Es campur



Milk shake








BAB IV
PENUTUP

Usaha budi daya dan rumah makan lele Cooleman ini merupakan salah satu usaha kecil yang diharapkan mampu memberi sumbangan positif bagi masyarakat. Usaha ini didirikan untuk mengembangkan potensi lokal dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Besar harapan kami proposal pengajuan usaha ini diterima sehingga mampu menguntungkan bagi pengusaha dan konsumen yang menyukai lele. 
Proposal Usaha Proposal Usaha Reviewed by Unknown on 12:16 AM Rating: 5

No comments: